BBC, Cilegon – Tiga pengusaha di Kota Cilegon mendirikan klinik kesehatan berkelas mewah. Ketiga pengusaha itu yakni Agus Sutanto, Desrion dan Arsan Yulian Lubis. Klinik mewah itu dinamai Klinik Pratama Bicare berlokasi di Taman Cilegon Indah, Kota Cilegon.

Komisaris Klinik Pratama Bicare, Agus Sutanto mengatakan, Klinik yang dibuatnya itu berkonsep mewah dan mengedepankan kenyamanan dalam pelayanan pasien. Serta obat-obatan yang dijual  di Klinik Bicare harganya terjangkau. Selain itu lanjut Agus, Bicare juga menyediakan pelayanan dokter yang handal baik dokter umum, dokter spesialis gigi dan dokter perawatan tubuh.

“Jadi fasilitas kita mewah, kenyamanan pasien kita utamakan. Ada dokter umum, dokter gigi, yang paling ramai dokter kecantikan karena saat ini yang merawat tubuh bukan cewek saja tapi cowok juga,” ujar Agus.

Agus menyampaikan, didirikannya klinik Bicare untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Cilegon. Namun begitu, Agus mengaku memiliki sasaran pelanggan kalangan menengah atas dan memiliki target sasaran non BPJS. Hal itu dilakukan lantaran hampir semua rumah sakit maupun klinik bisa memberikan pelayanan kesehatan melalui BPJS. 

“Terus terang kita mendeklarasikan luxury clinic dan pharmacy ini, target kita non BPJS. Karena hampir semua klinik kan BPJS, nah kalangan menengah ke atas kita spesialkan disini. Jadi kita mengutamakan pelayanan ke customer, melayani dengan friendly dan dokter-dokternya mengedukasi dengan informatif,” ucap Agus, Senin (14/11/2022).

Sementara, Walikota Cilegon, Helldy Agustian mengharapkan pendirian Klinik Bicare bisa memberi manfaat kepada masyarakat dan tetap mengedepankan pelayanan kesehatan yang cepat dan harga terjangkau. Serta berkembang dan dapat bersaing dengan klinik lainnya di Cilegon. 

Namun kata Helldy, yang paling membanggakan adalah Klinik Bicare didirikan langsung oleh ketiga pengusaha asli warga Cilegon. 

Baca juga :  Mayoritas Truk Barang di Cilegon Berasal Dari Luar Banten

“Karya pengusaha wong Cilegon (Bicare) yang akan menjadi pesaing-pesaing untuk sekelasnya (Klinik) dan saya sudah melihat secara langsung ini dikelola secara profesional bukan kaleng-kaleng,” katanya. (1-2).