BBC, Cilegon – Kepolisian Polda Banten menghimpum puluhan aduan dari masyarakat yang didapat dari berbagai daerah. Dari 45 laporan hanya tiga yang terbukti masuk kategori memenuhi unsur aduan. Demikian diungkapkan Kapolda Banten Brigjen Pol. Listiyo Sigit Prabowo saat ditemui usai menghadiri kegiatan pelatihan Kepemimpinan Lanjut (PKL) dan Dialog Politik Pemuda Melawan Hoax yang dilakukan di Pondok Pesantren Al-Bustaniah di Kelurahan Bagedung Kecamatan Cilegon Kota Cilegon Jum’at, 15/3/2018
Dimana dalam kesempatan tersebut Kapolda Banten Brigjen Pol Listiyo Sigit Prabowo  menjelaskan bahwa dari 3 laporan yang diterima oleh jajaran Polda Banten diantaranya terdapat mengandung unsur sara.
“Seperti menyerang suku, ras agama tertentu dan ada juga yang menyerang pemerintah. Sementara salah satu jenis laporan yang tergolong Hoax itu diantara seperti informasi mengenai penyerangan yang dakukan oleh orang gila terhadap kiyi,; ungkapnya
Oleh sebab itu, Kapolda juga mengatakan bahwa pihaknya akan terus meyikapi serius terkait persoalan tersebut. Sehingga dapat  melawan informssi bohong yang semakin banyak ditemukan melalui jejaring media sosial.
“Dalam menyikapi persoalan Berita Hoax Polda Banten sudah membentuk Team Satgas Nusantara yang nantinya bertugas khusunya dalam menyikapi berita bohong agar tidak mengamibatkan Ekses yang berdampak terhadap keresahan masyarakat.
Sementara itu, ditempat yang sama Ketua PC DP Ansor Kota Cilegon Didik Aribowo mengaku akan terus mendukung pemerintah dalam memerangi informasi bohong di Banten.
“DP Ansor Banten pada umumnya dan juga masyarakat Kota Cilegon akan terus mendukung apapun yang telah dilakukan oleh Pemerintah,” ucapnya
“Seperti yang sekarang ini, pemerintah telah melakukan Sosialisasi kegiatan pelatihan Kepemimpinan Lanjut (PKL) dan Dialog Politik pemuda dalan melawan isu Hoax ,” terang Didik.
Karenanya DP Ansor Kota Cilegon mengaku akan terus membantu pemerintah dalam melawan berita bohong dengan cara melakukan sosialisasi khususnya kepada anggota Ansor yang ada di Kota Cilegon.
Didik mengaku prihatin dengan adanya pemeberitaan bohong yang terjadi akhir akhir ini. Maka dari itu pihaknya menghimbau  kepada masyarakat agar bijak dalam menyikapi pemberitaan yang beredar melaui berbagai media.
“Terkait pemberitaan yang terjadi ahir-ahir ini, saya menghimbau kepada masyarakat Kota Cilegon agar lebih bijak lagi dalam menyikapi informasi. Baik dalam media sosial, dalam media cetak maupun media yang lainya,” tukasnya. (1-2)
Baca juga :  Ketua HPSB Banten Ajak Anak Muda Cilegon Untuk Mencintai Seni Budaya Pencak Silat