Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Provinsi Banten, Muhammad Yanuar.

BBC, Serang – Rencana pembangunan kawasan olahraga bertaraf internasional di provinsi Banten terus belanjut. Bahasan demi baasan terus dimatangkan oleh sejumlah dinas untuk bisa memulai pembangunan sport center pada tahun depan. Maka dari itu, dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman memantapkan rencana tersebut dengan melakukan rapat internal dengan sejumlah pihak terkait seperti dinas Pemuda dan Olahrga, dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset, yang digelar di ruang dinas pemuda dan olahraga Provnsi Banten, Senin 16/20/2017.

Dari hasil pertemuantersebut akhirnya dispekatai untuk pembangunan sport center bisa dilakkan groun brekingnya pada tahun 2018 mendatang. Karenanya saat ini kami mematangkan itu bersama dinas terait yan ada di Banten,” kata Kepala dinas Perumahan Rakyat dan Kasawasn Permukian provinsi Banten, Muhamad Yanuar usai memimpin rapat.

Bahkan dari hasil rapat ini juga pihak Dispora menyarankan agar panggaran untuk pembangunan kawasasan Ssport Center diusulkan oleh Dinas PRKP. Meskipun secara ketentuan perlu ada persetujuan dari Gubernur terkait anggaran tersebut.

“Karena kalau saja gedung ini termasuk fasilitas strategsi pemeritnah, maka kami yang membangunnya. Nah apakah Sport Center ini termasuk yang kawasan stratrgeis apa bukan. Tapi pada intinya kami tidak keberatan mengani hal itu. Karena secara teknis pejabat teknis mengenai hal itu ada di kami,”kata Yanuar.

Meski begitu, kata Yanuar pihaknya bersxama dinas lain juga menyepakati usulan pembangunan yang lebih dulu akan dibangun. Karena hal itu mempertimbangkan dasar keperluan dan kebutuhan yang diinginkan Gubernur.

“Dari rapat tasi juga sepkat, kami akam membangun Stadion utama terlebih dahulu. Karena secara kelengkapan administrasi dan Destail Enginering Design (DED) sudah lebih lengkap dari fasilitas yang lainnya,” ujar Yanuar.

Baca juga :  Pimpinan DPRD Sepakat Kawal Kebijakan Gubernur Tangani Covid 19

Meski begitu, kata Yanuar pihaknya juga tetap akan menyampaikan alternatif-alternatif usulan lain dari kesepakatan bersama tersebut untuk selnajutnya disampaikan kepada Gubernur. Karena semua yang dirapatkan ini harus diketahui dan disetujui Gubernur.

“Secepatnya hasil ini akan kami laporkan ke pimpinan. Tentu kami menunggu persetujuan dari beliau, agar prosesnya terus berlanjut,” katanya. (ADVETORIAL)