BBC, Serang – Hujan yang mengguyur Kota Serang menyebabkan empat kecamatan terendam banjir. Ketinggian air sedikitnya berdampak di 8 titik parah di Kota Serang. Sedangkan ketinggian di sejumlah titik beragam, mulai 30 CM – 1 M.
“Dari laporan yang dihimpun ketinggian Ari beragam yah. Ada yang dangkal, ada juga yang sampai 1 M,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang Diat Hermawan, Rabu (3/2/2021).
Menurutnya, berdasarkan assesmen ada 8 titik yang terdampak parah dari genangan air di Kota Serang. Delapan titik itu diantaranya
Kaujon Baru, Cikulur, Perum Grand Sutera , Cinanggung Kecamatan Serang, Perum Widya Asri dan Ranau Kecmaatan Taktakan.
“Kemudian ada satu titik di Kecamatan Cipocok Jaya yakni Komplek Untirta dan Pengampelan Kecamatan Walantaka,” terang Diat.
Dari laporan itu, Diat mengaku jajaranya langsung bergegas menerjunkan kekuatan personil dan alat untuk melakukan upaya bantuan.
“Misalnya kita mengirimkan alat pompa untuk menyedot genangan air di Cikulur. Ada juga yang menurunkan perahu karet untuk evaluasi warga di Komplek Untirta,” imbuhnya.
Sedangkan akibat kejadian banjir, Diat menyebut mengakibatkan 259 kepala keluarga yang terdampak.
“Sementara untuk jumlah jiwa dari akibat banjir di 8 titik itu ada sekitar 589 jiwa di 5 kecamatan tersebut,” tandas Diat.
































