BBC, Serang – Gubernur Banten Wahidin Halim menghimbau kepada warga agar menunda ke Dukcapil dan memberhentikan pelayanan langsung dan dianjurkan untuk menggunakan Online. Hal ini sebagai upaya agar tidak sampai meluas penyebaran Covid 19.
Gubernur mengajak kepada masyarakat Banten untuk melawan Corona, sehingga pelayanan yang menimbulkan kumpulnya orang banyak diberhentikan dulu untuk sementara waktu.
Berdasarkan laporan DP3AKKB provinsi Banten, tingkat kunjungan warga Dukcapil kab/ kota sudah tak banyak. Bahkan sebelum pukul 11.00 siang sejumlah kantor Dukcapil sudah kosong.
“Karena pegawai juga diberlakukan kerja di rumah. Maka masyarakat juga harus mematuhi himbauan pemerintah. Semoga melalui ini penularan Covid 19 dapat diminimalisir,” kata Gubernur seperti yang disampaikan kepala DP3AKKB Banten, Sitti Maani Nina, Senin 23/3/2020.
Meski begitu, Nina menjelaskan pelayanan Dukcapil di provinsi Banten dipastikan tidak terganggu selama pemberlakukan bekerja di rumah (Work From Home).
“Kami tadi juga melakukan video confrence dengan para pegawai yang bekerja di rumah. Sambil memantau dan memastikan agar pelayanan tak terganggu. Makanya Kepala bidang telah ditugaskan untuk terus melakukan monitoring dan pemantauan,” katanya.
Meski begitu, kata Nina masih ada warga yang datang untuk mengurus surat-surat kependudukan. Tapi jumlahnya terus berkurang. Biasanya bagi mereka yang belum terdata tandatangannya secara elektronik.
“Masih ada memang pelayanaan tatap muka seperti pengambilan dan legalisir KTP atau Dukcapil lainnya. Kedepan diharapkan semuanya melaksanakan secara online, untuk mengurangi penyebaran Covid 19,” tegas Nina.
“Masyarakat dihimbau menunda ke Dukcapil dan kepada rekan-rekan Dukcapil untuk sementara waktu menghentikan dulu layanan langsung (Work From Home),” imbuhnya.
Oleh sebab itu, Nina berharap agar seluruh warga mematuhi himbauan pemerintah dalam mengakses pelayanan publik. Salah satunya yakni dengan menjaga jarak dan menggunakan alat pelindung diri apabila terpaksa harus melakukan pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil.
“Khusus untuk bidang Dukcapil sebagai pembinaan kepada Kab/Kota untuk terus berkoordinasi terkait pelayanan yang menggunakan protokol Corona ataupun melakukan Sosial Distancing ,” tandas Nina. (1-1)




































