
BBC, Tangerang – Gubernur Provinsi Banten Andra Soni menyampaikan berdasarkan data ekonomi syariah di Banten terus tumbuh dan berkembang. Mulai dari makanan, fashion muslim, pesantren hingga layanan keuangan syariah. Ini didukung dengan pertumbuhan lembaga keuangan syariah yang menunjukan pertumbuhan tren positif.
“Potensi ini didukung meningkatkanya literasi masyarakat terhadap produk keuangan syariah termasuk perbankan, asuransi, fintech dan koperasi syariah,” ungkap Gubernur, saat membuka Shafara dan Digiwara 2026 Bank Indonesia perwakilan Provinsi Banten di Bintaro Jaya Xchange, Jumat 22 Mei 2026.
“Melalui event ini diharapkan juga mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi halal yang ada di Provinsi Banten,” katanya.
Momentum Shafara dan Digiwara Festival 2026, lanjut Gubernur menjadi upaya strategis bersama dalam rangka menguatkan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kemudian mempercepat transformasi digital serta mendorong peningkatan daya saing UMKM dan industri halal di Banten.
“Tujuannya tentu agar semakin tumbuh inovatif dan berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun global,” jelas Gubernur.
Kepala perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Amerika M Moesa menyampaikan Banten memiliki potensi untuk mengembangkan pertumbuhan ekonomi dan industri nasional. Apalagi Banten memiliki posisi strategis yang berdekatan dengan Ibukota Jakarta.
“Karena banyak orang bekerja di Jakarta dan menghabiskan uangnya di Banten. Ini menjadi modal besar untuk mengembangkan ekeonomi daerah,” papar Ameriza.
Terkait hal itu, Ameriza menyebut Banten memiliki enam potensi Halal Tourism yang doang dikembangkan. Keenamnya yakni kuliner halal, fashion muslim, pesantren, keuangan syariah, pembayaran digital dan wisata halal.
“Ini tinggal dikemas jadi paket wisata halal yang rapi dan menarik agar wisatawan datang ke Banten,” sebutnya.
Bahkan Ameriza menambahkan pembayaran digital di Banten juga terus meningkat. Terbukti Tangsel menjadi daerah paling digital se-Jawa dan Bali.
“Semoga ini bisa bisa dipertahankan pak Wakil, karena ke depan saingannya semakin berat,” tandas Ameriza.

































