BBC, Serang – Sekertaris dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Joko Waluyo kembali mangkir dalam apel pagi di hari Senin, 10/9/2018. Pasalnya, Joko tidak menampakan batang hidungnya dalam apel yang seharusnya diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Dindikbud Banten.
Ketidakhadiran Joko tersebut bukan kali pertama dilakukannya. Karena hampir setiap apel pagi, pria berkacamatan tersebut tak terlihat menghadirinya.
“Pak Sekdis jarang mengikuti Apel pagi di hari Senin, kita gak tahu kenapa apa alasannya,” ungkap salah seorang Kepala Seksi dilingkungan Dindikbud Banten yang enggan namanya disebutkan kepada wartawan.
Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Engkos Kosasih Samanhudi membenarkan ketidakhadiran Sekdis dalam Apel. Akan tetapi ia tidak mengetahui alasannya.
Bahkan Engkos telah memberikan peringatan kepada Sekdis. Namun ketika disinggung telah diberikan peringatan tertulis apa tidak, Engkos menganalogikan ibarat belajar dalam kelas murid-murid tidak perlu diingatkan jika belajar itu harus menghadap kedepan.
“Ibaratnya, ketika belajar, murid-murid tidak perlu diperingatkan jika belajar itu harus menghadap kedepan,” ujar Engkos.
Sekedar diketahui, Sekdis Banten kini tengah menjadi sorotan publik, lantaran kerap tidak hadir dalam acara kedinasan, semisal sosialisasi program sekolah gratis, inspeksi mendadak (Sidak) oleh Plh sekda Banten Ino S Rawita.
Hingga berita ini dibuat belum ada konfirmasi dari Sendirilah Banten, Joko Waluyo. Bahkan nomor yang dihubungi wartawan dalam kondisi tidak aktif. (AK/1-1)




































