BBC, Cilegon – Pagelaran Cilegon Ethnic Carnival (CEC) tahun 2018 yang akan diselenggarakan di Kota Cilegon, diharapkan dapat menyatukan berbagai Paguyuban Etnis yang ada di Kota Cilegon, Demikian diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Kota Cilegon Neli Evalinda saat ditemui di Kantornya. Senin, 23/4/2018.

“Pagelaran CEC ini, selain untuk memeriahkan peringatan Hut Kota Cilegon ke-19 tahun 2018 ini, diharapkan juga akan mampuh menyatukan berbagai Paguyuban Etnis yang ada di Kota Cilegon,” kata Neli kepada Bukabantennews.com

Selain itu lanjut Neli, Pagelaran CEC tersebut. Diharapkan mampu meningkatkan kunjungan Wisatawan Nusantara maupun Wisatawan Mancanegara.

Menurutnya, Pagelaean CEC di tahun 2018 merupakan Pagelaran yang kelima kalinya diadakan di Kota Cilegon. dimana dalam pagelaranya tersebut terdapat perberbedan dibandingkan dengan pagelaran CEC yang sebelumnya.

“Kalo Pagelaran CEC tahun ini kita lakukan pada malam hari, berbeda dengan pagelaran CEC tahun lalu yang kita lakukan pada siang hari. Kenapa kita lakukan pada malam hari agar kostum yang digunakan oleh para peserta CEC tersebut dapat terlihat indah dengan paduan cahaya lampu pada malam hari di Kota Cilegon, “jelasnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa. Kota Cilegon sebagai Kota Industri maka secara otomatis, penduduknya terdapat banyak berbagai suku yang berbeda dari luar Banten.

“Dalam pagelaran CEC tahun ini, ada sekitar 10 Paguyuban Etnis yang ada di Kota Cilegon yang akan ikut serta meramaikan pagelaran CEC di Kota Cilegon, sekaligus dala rangka perayaan HUT Kota Cilegon yang Ke-19 tahun 2018,”ujar Neli

Adapun dari sepuluh paguyunan yang akan mengikuti pagelaran CEC tersebut diantaranya yaitu. Paguyuban dari Tiong Hoa, Minang, Batak, Manado Papua, Ambon, Maluku, Bali, Jawatimur, dan Kujang.

Baca juga :  DPRD Cilegon Janji Fasilitasi Mediasi Buruh dan PT. Krakatau Steel

“Selain dari beberapa paguyuban Etnis yang ada di Kota Cilegon, akan hadir pula dari beberapa komunitas lain dari luar negri yaitu komonitas dari Jepang dan Korea,”ungkapnya

“Maka dengan sentuhan Budaya, apabila dipadukan dengan seni akan menghasilkan sesuatu yang indah untuk dilihat,”katanya.

Neli mengatakan bahwa, Pagelaran CEC di Kota Cilegon diharapkan juga akan menjadi motivasi untuk beberapa daerah lain di Kabupaten Kota seprofinsi Banten. Serta dapat dijadikan ajang tempat hiburan untuk masyarakat Kota Cilegon.

Perlu diketahui, dengan adanya Pagelaran CEC ini, dari tahun ketahun semoga dapat dilakukan lebih besar lagi dan dapat dijadikan target pemerintah Kota Cilegon sebagai wisata buatan. Dimana targetnya adalah untuk mendatangkan Wisatawan baik dari Nusantara maupun dari Mancanegara agar mau berkunjung ke tempat-tempat wisata yang ada di Kota Cilegon.

“Seperti yang kita ketahui, bahwa proses Pariwisata tidak sama dengan proses Industri. Kalo industri setelah mendatangkan pabrik pasti ada hasil, berbeda dengan Pariwisata yang perlu membutuhkan proses yang panjang untuk dapat menghasilkan,” pungkas Neli. (1-2)