BBC, Cilegon – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon, Isro Mi’raj meminta kepada eksekutif dalam hal ini Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon agar menambah nilai usulan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan tahun 2023 senilai Rp2,35 triliun yang telah disampaikan ke DPRD pada Senin (11/9/2023) kemarin.
Menurutnya, penambahan itu perlu dilakukan guna menindak lanjuti program pembangunan yang telah dilakukan komisi dengan masing-masing mitranya dalam hal ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Cilegon.
“KUA-PPAS itu kan sementara, yang namanya sementara itu kan bisa berubah ketika di RKA (Rencana Kerja dan Anggaran) dengan komisi. Nanti baru difinalkan di RAPBD (Rancangan Anggaran Pembelanjaan Daerah) menjadi APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah),’ kata Isro, Kamis (14/9/2023).
Maka dari itu, Isro meminta kepada eksekutif agar menambah nilai usulan KUA-PPAS pada APBD Perubahan 2023 tersebut. “Ketika ini sudah ditetapkan dalam plafon KUA-PPAS ini, apakah bisa berkurang atau kata saya sih harusnya jangan berkurang harus lebih karena kan untuk mengakomodir temen-temen di komisi untuk mitra kerja,” ujar Isro.
Adapun tahapanya, Isro menyampaikan, sebelum ditetapakan APBD pihaknya bersama dengan eksekutif melakukan RKA yang dilanjut dengan rapat gabungan untuk menetapkan KU-PPAS menjadi APBD Perubahan 2023.
“Saya sih optimis ini harus berubah, tapi berubahnya bertambah jangan berkurang karena untuk mengakomodir temen-temen di komisi DPRD Cilegon,” katanya. (1-2).




































