BBC, Serang – Penjabat Wali Kota Serang Yedi Rahmat akan meminta tambahan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) khusunga beras ke gudang Bulog Serang. Tambahan kuota SPHP untuk menjaga pengendalian inflasi di Kota Serang.
“Kedepan kami akan meminta Bulog untuk menambah SPHP yang tadinya 8 ton/ bulan meminta dengan tambahan sebanyak 12 ton/ bulan,” ucap Yedi, disela kegiatan menghadiri rakor inflasi dengan pemerintah pusat melalui daring, Senin 15/1/2024.
Apalagi, kata Yedi dalam waktu dekat ini akan memasuki bulan Ramadhan
“Karena menjelang bulan Ramadhan. Jadi kita antisipasi dari pada kita kekurangan mending berlebih,” katanya.
Adapun tambahan beras SPHP yang diminta tersebut akan ditembuskan kepada retail atau disubsidikan kepada masyarakat.
“Ada yang kita tembuskan ke retail, ada juga dalam bantuan ke masyarakat dalam bentuk operasi pasar,” ucapnya.
Sementara itu Kepala Dinkopukmperindag Kota Serang Wahyu Nurjamil, mengatakan pihaknya memperhatikan sejumlah komoditas penyumbang inflasi seperti jagung bawang merah, bawang putih hingga cabai.
“Alhamdulillah untuk stok semua bahan bahan aman di Kota Serang,” ucap Wahyu.
Adapun beras pada saat ini, lanjut Wahyu masih dipastikan aman baik dengan stok maupun harga yang ada.
“Untuk beras per hari ini Alhamdulillah aman, malah mengalami penurunan ada yang medium memang masih diatas Rp15 ribu. Tapi untuk beras stok Bulog masih Rp10.900 dan stoknya masih aman,” kata Wahyu.
Untuk menangani hal itu, tambah Wahyu pihaknya sedang melakukan pemetaan ke produsen yang ada di Kota Serang.
“Pada hari ini kami sedang memetakan produsen yang ada di Kota Serang supaya kita tau di satu barang ini langka tidak ada di produsen. Maka akan kita upayakan melalui Kementerian untuk disuplai dari produsen yang ada di Kota Serang sehingga kerjasama lintas dilakukan,” ujar Wahyu.







































